Podcast Monolog ( Pasti Capek Ya Jadi Kamu )
Judul : Pasti Cape Ya Jadi Kamu
Pasti cape ya,jadi kamu.
Aku nggak tahu persis seperti apa hari hari kamu.
Aku juga nggak pernah berdiri di sepatu kamu,
Aku juga gak ngerasain hal berat yang kamu pikul.
Tapi entah kenapa,aku merasa perlu bilang ini ke kamu,
malam ini,
Lewat podcast ini, lewat suara sederhana ini,yang mungkin menghubungkan aku sama kamu walaupun hanya via suara.
Dan... Kamu tahu aku buat ini husus untuk kamu yang lagi dengarkan ini,
Halo semunya kembali lagi dengan suara ini suara sederhana yang selalu menemani malam kalian,
Kenapa Belum Tidur?
Hari ini berat banget ya ?
Bertahan ya...Sebentar lagi.Kamu udah sejauh ini,aku tau malem kaya gini adalah malam yang membuat kita selalu overthinking dengan banyak hal yang kita fikirin,
Tapi aku ga mau panjang di prolog,jadi udah siap untuk mendengarkan?
Langsung aja kita mulaikan,Happy Listening
Bersama aku M.kiko Atmaja di podcast cerita kita belum usai.
Pasti cape ya jadi kamu.
Bangun pagi dengan kepala yang belum sepenuhnya siap,tapi tubuh sudah harus bergerak.
Menjalani hari sambil membawa banyak pikiran yang nggak semuanya bisa kamu ceritain ke orang lain.
Pasti cape ya,menjadi orang yang kelihatannya “kuat”,
padahal di dalamnya pengen banget berhenti sebentar aja.
Kadang hidup memang seperti itu.
Kita terus berjalan,bukan karena kita itu siap,
tapi karena berhenti itu terasa lebih menakutkan.
Aku tau,Kamu terbiasa bilang,
“nggak apa-apa,”
padahal sebenarnya ada banyak kata “kenapa”
yang ingin kamu ucapkan dan itu juga belum sempat kamu jawab.
Dan aku tau banget itu melelahkan .
Tapi malem ini Aku ingin kamu tahu satu hal,
nggak semua orang mampu bertahan sejauh yang kamu sudah lalui.
Nggak semua orang bisa tetap berdiri
sambil menyimpan lelahnya sendiri.
Kamu, mungkin sering merasa biasa aja,
merasa apa yang kamu lakukan nggak istimewa.
Tapi percayalah,bertahan hidup di dunia yang begitu dingin ini adalah hal yang luar biasa.
Pasti cape ya jadi kamu
menjadi orang yang selalu berusaha mengerti,
walaupun jarang dimengerti.
Menjadi orang yang mendengarkan,
walaupun jarang banget didengarkan.
Menjadi orang yang menenangkan,
padahal hatinya sendiri sering berantakan.hehe
Kalau kamu sedang capek secapek capeknya sekarang,
aku ingin kamu tahu satu hal penting:
Kamu boleh capek,Kamu boleh merasa lelah
tanpa harus merasa bersalah.
Kamu nggak harus selalu produktif.
Nggak harus selalu tersenyum.
Nggak harus selalu kuat juga.
Kamu tahu?
Dunia sering mengajarkan kita
untuk terus bergerak,
tanpa pernah benar-benar mengajarkan
cara berhenti dengan aman itu seperti apa.
Padahal berhenti sebentar bukan berarti menyerah bukan?
Kadang itu cuma cara tubuh dan hati kamu meminta untuk didengarkan.
Pasti cape ya jadi kamu
menyimpan banyak hal sendirian.
Hal-hal kecil yang terlihat sepele,
tapi kalau dikumpulkan rasanya berat sekali.
Ekspektasi.
Kekecewaan.
Rasa gagal yang kamu simpan diam-diam.
Perasaan “aku kurangnya dimana ya,aku kurangnya apa ya”
yang muncul tiba-tiba tanpa diundang kalo malam datang kaya sekarang.
Dan di tengah semua itu,
kamu tetap mencoba jadi versi terbaik dari diri kamu sendiri .
Itu nggak mudah.
Dan kamu berhak diakui untuk itu.
Hey.masih dengerin podcast ini kan?Aku ingin mengajak kamu bernapas sebentar.
Tarik napas pelan…
tahan sebentar…
lalu lepaskan.
Ulangi lagi ya
Biarkan bahumu sedikit turun.
Biarkan rahangmu mengendur.
Biarkan hatimu tahu bahwa sekarang aman untuk istirahat.
Kamu nggak harus menyelesaikan semuanya hari ini ko.
Nggak harus menemukan jawaban sekarang juga.
Beberapa hal memang butuh waktu.
Dan itu gak apa-apa.
Hey ,bener gak sih
merasa harus selalu “cukup” seperti
Cukup pintar.
Cukup baik.
Cukup berhasil.
Cukup kuat Itu gak mudah?
Padahal manusia tidak diciptakan untuk selalu cukup.
Tapi bukankah Manusia diciptakan untuk selalu merasa?
untuk selalu jatuh?
untuk selalu bangun lagi?
untuk Selalu berjalan pelan-pelan juga.
Kalau hari ini kamu merasa kurang,
itu bukan tanda kamu gagal.
Itu tanda kamu manusia.
Kadang kita terlalu keras pada diri sendiri.
Kita memarahi diri kita dengan kata-kata
yang tidak akan pernah kita ucapkan
pada orang yang kita sayangi.
Coba renungkan sebentar.
Kalau orang yang kamu cintai sedang di posisimu sekarang,
apa yang akan kamu katakan padanya?
Kenapa kata-kata itu
sulit sekali kamu ucapkan
untuk diri kamu sendiri?
Aku tau banget Pasti cape ya jadi kamu,
berpura-pura baik-baik aja
demi menjaga suasana.
Tertawa di luar,tapi kosong di dalam.
Dan ketika akhirnya sendirian,semua perasaan itu datang bersamaan tanpa permisi.
Kalau saat itu terjadi!
tolong ingat satu hal ya
Perasaanmu valid.
Air matamu sah.
Kesedihanmu tidak berlebihan.
Kamu tidak drama,Kamu sedang jujur pada diri kamu sendiri.
Aku harap malam ini
atau kapan pun kamu mendengar ini,
kamu bisa memeluk dirimu sendiri lebih erat ya,walaupun hanya dalam hati.
Katakan pelan-pelan:
“Aku sudah berusaha.”
“Aku sudah sejauh ini.”
“Aku layak istirahat.”
Karena kamu memang layak.
Pasti cape ya jadi kamu?
memikul mimpi-mimpi yang belum terwujud.
Mimpi yang kamu simpan rapat-rapat,
karena takut kecewa kalau terlalu berharap.
Tapi meski lelah,kamu masih bertahan,Masih mencoba,Masih berharap, walau sedikit.
Dan itu indah.Sungguh (Senyum)
Kalau suatu hari kamu merasa
ingin menyerah,tolong tunda sebentar ya.
Bukan karena hidup akan langsung membaik,
tapi karena kamu pantas melihat hari-hari lain
yang belum sempat kamu jalani.
Karna aku yakin Ada versi diri kamu di masa depan yang berterima kasih karena kamu memilih bertahan hari ini.
Pasti cape ya jadi kamu?
Terima kasih ya karena tetap ada.
Terima kasih karena belum menyerah.
Terima kasih karena masih bernafas sampai detik ini,Itu bukan hal kecil,itu hal yang luar biasa.
Lewat podcast ini,Aku gak bisa janjiin
semua akan baik-baik aja.
Tapi aku percaya,selama kamu masih di sini,
Semua itu pasti selalu ada kemungkinan.
Dan malam ini,biarkan aku yang menemanimu sebentar,Tanpa tuntutan,Tanpa penilaian.
Hanya kamu,nafasmu,dan keheningan yang aman.
Pasti cape ya jadi kamu,Dan itu gak apa-apa.
Istirahatlah.Besok boleh kamu lanjutkan lagi,
pelan-pelan.
Aku percaya sama kamu.
Dan semoga,suatu hari nanti,
kamu juga belajar percaya sama diri kamu sendiri ya.
Aku pamit undur diri,selalu sehat disana ya dadah...
Komentar
Posting Komentar